Senin, 25 April 2011

Kacamata Robocop

Polisi Brasil Pakai "Kacamata Robocop"


Untuk mempersiapkan strategi keamanan menjelang World Cup 2014 dan Olimpiade 2016, polisi di Brasil akan dilengkapi kacamata khusus. Dengan kaca mata itu, anggota polisi bisa mengenali wajah penjahat di tengah keramaian layaknya Robocop di film-film fiksi ilmiah.

Dalam jarak sekitar 45 meter, kacamata Robocop dapat memindai 400 wajah per detik, membandingkan 46.000 titik biometrik dengan data teroris dan pelaku kriminal lain. Ketika ada wajah yang berhasil dikenali, cahaya merah akan muncul di dalam bingkai.

Kacamata ini sudah diuji coba oleh petugas kepolisian Rio de Janeiro dan Sao Paolo. Kacamata Robocop dianggap salah satu solusi tepat di Brasil dalam hal memecahkan masalah pencarian pelaku tindak kriminal di dalam keramaian.

Dalam beberapa waktu terakhir, tingkat keramaian di Brasil selalu meningkat karena menjadi tujuan wisata internasional. Rio juga akan jadi tuan rumah Piala Dunia 2014 dan Olimpiade 2016. Kepolisian berharap pada saat itu teknologi ini sudah siap digunakan. (National Geographic Indonesia/Alex Pangestu) 
Sumber : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=102923 
Read More … Kacamata Robocop

Medan Magnet Purwokerto

Teka-Teki 'Medan Magnet' Purwokerto Akhirnya Terjawab Sudah


Aris Budiyanto, 48 tahun, seakan tak percaya. Motor yang dikendarainya mundur. Padahal jalan yang sedang dilaluinya menanjak. "Seperti ada yang menarik motor saya," ujar warga Desa Banjarsari Kulon, Kecamatan Sumbang, Purwokerto, Jawa Tengah, Selasa 19 April 2011.

Aris sendiri bukan warga Banjarsari. Ia sengaja dari desa lainnya karena penasaran melihat tayangan televisi. Dalam tayangan beberapa stasiun televisi disebutkan jalan tersebut mengandung medan magnet yang cukup kuat atau yang dikenal dengan jabal magnet.

Tak heran begitu tiba di tempat itu ia langsung mencoba. Dari percobaannya itu, ia merasa motornya sudah direm. Tapi bukannya berhenti, motor yang ditumpanginya justru berjalan mundur.

Aris tidak datang sendirian. Ratusan warga dari berbagai tempat di Banyumas ikut datang dan mencoba membuktikan fenomena itu. Jalan dengan lebar sekitar dua meter itupun menjadi macet.

Muhammad Aziz, Dosen Jurusan Geologi Fakultas Teknik dan Sains Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto mengatakan tidak ada medan magnet di tempat itu. “Itu hanya ilusi optik,” katanya.

Aziz mengaku sudah melakukan penelitian sederhana dengan kompas. Dari kompas yang dibawanya, menunjukan tidak ada medan magnet di tempat itu.

Selain itu, ia juga sudah melakukan pengukuran dengan Global Positioning System (GPS). Dari pengukuran itu, ia mengatakan tanah yang dikira jabal magnet seperti yang ada di Kota Madinan itu, berada di ketinggian 717 meter di atas permukaan laut.

Dari pengukuran sekitar 30 meter, kata dia, ada penurunan ketinggian tanah sekitar dua derajat. “Jadi mobil atau motor yang berhenti terang saja akan mundur karena tanahnya memang miring,” kata dia.

Ia juga sudah melakukan pengukuran dengan gauss meter. Alat ini digunakan untuk mengukur medan magnet. “Hasilnya tetap saja, tidak ada medan magnet di jalan ini,” imbuhnya.

Menurut Aziz, bebatuan di sekitar jalan memang mengandung magnet. Hal itu wajar, karena batuan di daerah itu merupakan jenis andesit lava dari material vulkanik Gunung Slamet. Daerah ini memang tepat berada di lereng Gunung Slamet.

Sukmaji, Dosen Fisika Fakultas Teknik dan Sains Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto membenarkan adanya fenomena ilusi optic di tempat itu. “Fenomena ini persis seperti di Gunung Kelud, tidak ada magnet di sini,’ katanya.

Ia menjelaskan, di sebelah jalan tersebut ada lembah yang ditanami rumput gajah. Di sisi yang lain, jalan berbatasan dengan tebing. Komposisi tersebut membuat mata tertipu karena adanya letak geografis yang kontras antara jalan dengan lembah.

Dalam percobaan sederhanaya, botol air mineral yang berisi air akan tergelincir. Padahal, kata dia, jika benar ada jabal magnet, botol air mineral tersebut tidak akan bergerak. “Ini hukum gravitasi biasa,” ujarnya.

Fenomena ini, bisa dijelaskan dengan melakukan percobaan menyorotkan senter ke dalam air. Air akan terlihat berbelok, padahal tidak. Demikian dengan ilusi optic di jalan itu, jalan kelihatan naik tapi ternyata menurun.

Ia menghimbau kepada masyarakat agar tidak memandang fenomena tersebut sebagai sesuatu yang mistis. “Ada penjelasan rasional dan ilmiah tentang fenomena ini, ini hal biasa saja,” imbuhnya.
sumber : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=104997
Read More … Medan Magnet Purwokerto

Alat Transportasi Canggih

5 Alat Transportasi Canggih Masa depan

Transportasi merupakan salah satu perbedaan utama antara hari ini dan hari besok di masa depan. Orang dengan jaket jet, mobil terbang, dll dapat menikmati alat transportasi dengan keuntungan tanpa dampak lingkungan, kecepatan yang super dan keselamatan total.

Namun masa itu belum tiba secepat yang kita harapkan, tetapi kita sedang dalam proses ke sana.

Berikut adalah beberapa contoh transportasi pribadi masa depan dilihat dari berbagai aspek

1. Self-Balancing (Auto balancing)


Kendaraan berjenis ini seharusnya dapat mengubah dunia. Hal itu karena ditambahkannya teknologi canggih yaitu Gyroscopic Balancing Technology yang memungkinkan kita yang belum bisa menyeimbangkan badan terbantu dengan adanya teknologi ini (dapat menyeimbangkan sendiri.red)

Kendaraan ini bisa dengan mudah digunakan dan bertenaga baterai, mungkin ke depannya bisa menggunakan tenaga matahari.

2. Unicycles


Prototype pertama kendaraan unicycle dianggap gagal dan tidak akan laku di masa depan, namun Honda baru U3-X mengambil segera mengambil langkah cepat dan kelebihan dari prototype baru unicycles honda ini adalah kita dapat dengan bebas berkeliaran di sekitar kantor Anda tanpa takut jatuh.

3. Lightweight Autos


Seperti bensin yang telah sulit untuk memperoleh dan tenaga listrik menjadi lebih umum, kita pasti membutuhkan kendaraan ringan yang dapat menjelahi kota tanpa menjadikan berat body kendaraan sebagai faktor yg dapat memboroskan bahan bakar. Kendaraan super ringan mempunyai prospek yang cerah di masa depan.

4. Flying Vehicles


Jalan terkadang menjadi sebuah neraka ketika terjadi kemacetan dan kesemrawutan lalu lintas. Belum lagi kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi di jalan.

Pernah terpikir bila anda terbang untuk menuju ke mini market terdekat ??
Kendaraan terbang dapat menjadi solusi dengan keunggulan yang dimilikinya.


5. Airboards


The AirBoard Arbortech, perangkat transportasi $ 14.000 terlihat lebih dinamis dan keren, hampir seperti Anda mengendarai mesin jet tapi pada kecepatan yang lebih lambat (sekitar 15 mph). 
Sumber : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=105031
Read More … Alat Transportasi Canggih

Sedan Honda

Ini Sedan Honda Seharga Rp93 Juta
Mobil ini sangat irit, konsumsi bahan bakarnya hanya 6,1 liter per 100 kilometer.
Rabu, 20 April 2011, 12:02 WIB
Hadi Suprapto
Honda Li Nian S1 (Honda Motor Co)

VIVAnews - Honda akhirnya mengumumkan harga sedan murah, Li Nian S1 dalam ajang Beijing Motor Show 2011. Li Nian yang sebutan Inggrisnya Everus ini, merupakan produksi Guangqi Honda Automobile Co, Ltd. Satu perusahaan patungan antara Honda dengan perusahaan China.

Li Nian S1 merupakan sedan kompak populer yang khusus dikembangkan untuk pasar China. Honda menargetkan Li Nian untuk generasi muda China dan mereka yang baru pertama kali membeli mobil baru.

Honda menawarkan dua pilihan mesin, i-DSI 1,3 liter dan 1,5 liter mesin VTEC, dengan harga mulai dari 69.800 renminbi atau sekitar Rp93 juta.

Dalam laman resminya, Honda mengumumkan bahwa mobil ini sangat irit. Konsumsi bahan bakarnya hanya 6,1 liter per 100 kilometer.

Sayangnya, tak banyak keterangan mengenai mobil ini. Honda hanya menulis dimensi kendaraan 4.420 mm (panjang), 1.690 mm (lebar), dan 1.495 mm (tinggi). Sedangkan jarak sumbu roda 2.450 mm.

Sementara itu, laman Autoblog memperkirakan, mobil ini masih menggunakan DNA Civic dan berdesain mirip Acura, khususnya pada hidung mobil. (art)
Sumber : Vivanews.com
Read More … Sedan Honda

Pria Tertua di Dunia

Jiroemon Kimura, Pria Tertua di Dunia
Ia lahir pada 19 April 1897 dan menggantikan gelar yang disandang oleh Walter Breuning.
Senin, 25 April 2011, 15:53 WIB
Muhammad Firman
Kimura lahir pada 19 April 1897. Ia menggantikan gelar yang disandang oleh Walter Breuning, yang meninggal dunia akibat penyebab alami pada 14 April 2011 lalu. (lifeslittlemysteries.com)

VIVAnews - Setelah kematian pemegang rekor sebelumnya, Guiness World Records mengumumkan bahwa Jiroemon Kimura, pria asal Kyoto, Jepang, kini resmi memegang predikat sebagai pria tertua di dunia yang masih hidup. Saat ini usianya telah mencapai 114 tahun.

Kimura lahir pada 19 April 1897. Ia menggantikan gelar yang disandang oleh Walter Breuning, yang meninggal dunia akibat penyebab alami pada 14 April 2011 lalu.

“Dengan meninggalnya Walter, dunia hanya tinggal memiliki satu orang pria yang sudah hidup sejak abad 19,” kata Craig Glenday, Editor In Chief Guiness World Records, seperti dikutip dari Life Little Mysteries, 25 April 2011.

Glenday menyebutkan, sangat luar biasa jika mengingat masa hidup Kimura tersebar di 3 abad. “Saat ia lahir, Dracula belum dipublikasikan. Ratu Victoria masih belum meraih mahkotanya, dan masih 6 tahun sebelum Orville dan Wilbur Wright berhasil menerbangkan pesawat pertama di dunia. “Dunia banyak berubah semasa hidupnya,” ucap Glenday.

Meski menjadi pria terakhir yang diketahui lahir sebelum tahun 1900, Kimura hanyalah manusia tertua keenam di dunia. Lima manusia tertua yang masih hidup seluruhnya adalah wanita. Di Jepang sendiri ia merupakan manusia tertua ketiga setelah Chiyono Hasegawa (lahir 20 November 1896) dan Shige Hirooka (lahir 16 Januari 1897).

Menurut catatan Guiness World Records, manusia tertua di dunia saat ini adalah Besse Berry Cooper (lahir 26 Agustus 1896 di Tennessee, Amerika Serikat).

Lalu, apa rahasia umur panjang pria tertua di dunia saat ini? Kimura menyebutkan bahwa ia terus menikmati perkembangan terkini yang terjadi di seluruh dunia dengan cara membaca koran menggunakan kaca pembesar tiap pagi. Selain itu, kunci untuk hidup sehat dan berumur panjang adalah makan dalam porsi kecil.
• VIVAnews
Read More … Pria Tertua di Dunia

Rusia Tolak Pesawat Antariksa SpaceX di ISS

Rusia tak ijinkan kehadiran kapsul Dragon di ISS tanpa standar keamanan yang disyaratkan.
Senin, 25 April 2011, 13:29 WIB
Indra Darmawan
Dragon, kapsul luar angkasa milik SpaceX (FastCompany)

VIVAnews - Rusia tidak mengijinkan pesawat luar angkasa komersial milik perusahaan Amerika Serikat SpaceX merapat ke stasiun luar angkasa internasional (ISS) hingga mereka dianggap memenuhi standar keamanan yang diperlukan.
Hal itu diungkapkan oleh Alexei Krasnov, Supervisor of Manned Missions Badan Antariksa Rusia, kepada kantor berita Rusia, seperti dikutip oleh Associated Press. 
Krasnov mengatakan bahwa masalah keamanan harus dituntaskan terlebih dahulu sebelum kapsul SpaceX boleh merapat ke stasiun luar angkasa internasional, yang pengoperasiannya merupakan hasil kerja sama gabungan antara AS, Rusia, dan 14 negara lainnya.
SpaceX merupakan salah satu perusahaan swasta yang fokus bergerak di penerbangan luar angkasa, setelah pemerintah Amerika Serikat menyerahkan penerbangan misi luar angkasa kepada pihak swasta. Perusahaan ini didirikan pada 2002 oleh pengusaha internet asal Afrika Selatan, Elon Musk. 
Dalam sebuah uji coba pada 8 Desember 2010, lalu SpaceX berhasil meluncurkan pesawat luar angkasa Dragon mereka ke orbit dengan menggunakan roket Falcon 9.
Kabarnya, selama ini SpaceX telah mengeluarkan kocek sebesar US$600 juta (sekitar Rp 5,4 triliun) untuk pengembangan pesawat antariksa Dragon dan roket Falcon.
Setelah pesawat luar angkasa AS pensiun, NASA akan sepenuhnya tergantung pada pesawat luar angkasa Soyuz milik Rusia untuk mengangkut astronot-astronot mereka dari dan ke stasiun luar angkasa Internasional (ISS). 
Diperkirakan ini membutuhkan biaya lebih dari US$753 juta atau Rp 6,5 triliun per tahun. Atau sekitar US$63 juta Rp 543 miliar per kursi. Sementara, Elon Musk mengatakan, kapsul Dragon yang didesain mengangkut 7 astronot setiap saat dengan biaya sebesar US$20 juta per kursi atau US$140 juta per misi.  

Selama ini, SpaceX yang bermarkas di California, telah mendapat restu dari NASA untuk mengirimkan kapsul berisi kargo ke ISS, yang rencananya akan berangkat pada akhir tahun ini. Namun, ijin tersebut juga butuh persetujuan dari pihak Rusia.

SpaceX sendiri akan menerbangkan sedikitnya 12 misi luar angkasa untuk membawa kargo ke dan dari stasiun luar angkasa internasional sebagai bagian dari kontraknya dengan NASA.  (sj)

• VIVAnews
Read More … Rusia Tolak Pesawat Antariksa SpaceX di ISS

Selasa, 05 April 2011

Misteri Keluarga Berjalan Merangkak

Pipiet Tri Noorastuti, Febry Abbdinnah

Lima bersaudara berjalan merangkak (daily mail)

VIVAnews - Begitu mudah mengenali lima bersaudara asal Turki ini. Mereka selalu berjalan merangkak. Tidak dengan lutut, melainkan dua telapak kaki dan dua telapak tangan. Layaknya manusia purba.

Mereka menjadi perhatian dunia setelah jaringan televisi BBC menayangkan film dokumenter bertajuk 'The Family That Walks On All Fours' lima tahun silam. Film ini juga memperlihatkan cara mereka bertahan di dalam kelompok masyarakat modern.

Mereka menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan duduk di lantai luar rumah mereka, yang terletak di sebuah desa terpencil. Namun, satu saudara mereka telah melakukan perjalanan keluar desa dan terlibat
interaksi dengan orang modern.

Saat film dokumenter itu tayang, lima saudara kandung itu berusia 18 sampai 34 tahun. Mereka yang merupakan keturunan Kurdi, suku pedalaman di Turki, terlihat begitu leluasa bergerak dengan dua telapak tangan dan telapak kakinya. Sementara wajahnya mendongak menghadap ke depan.

Mereka tak dapat berdiri tegak dengan dua kaki. Saat dipaksa, mereka akan berdiri dengan posisi lutut menekuk dan kepala mendongak. Dua wanita dan satu laki-laki dari lima bersaudara itu sama sekali tak bisa berjalan dengan dua kaki. Sementara dua lainnya masih bisa berjalan dengan dua kaki meski terhuyung.

Meski terlihat aneh, keberadaan keluarga ini memberi kontribusi terhadap penelitian mengenai evolusi manusia dari berjalan merangkak hingga berjalan dengan tegak. Para ilmuan percaya bahwa kondisi mereka dapat memberikan penjelasan berbeda dan lebih detail dari teori-teori sebelumnya, terkait evolusi manuisia.

Hasil penelitian menunjukkan, adanya kelainan genetik yang membuat mereka berjalan merangkak. Hal ini dapat memberikan informasi berharga mengenai bagaimana manusia berevolusi dan manusia purba dengan empat kaki berkembang menjadi manusia dengan dua kaki.

"Hal ini sungguh menakjubkan sebagai contoh kelainan yang menunjukkan perkembangan manusia. Tapi, tujuan mereka hidup adalah bagaimana dapat bertahan hidup di dunia modern," ujar Profesor Nicholas Humphrey, psikolog evolusi di London School of Economics, seperti dikutip dari Daily Mail.

Profesor yang telah mengunjungi keluarga ini dua kali mengatakan bahwa lima bersaudara itu memiliki keterbelakangan mental. Orangtua mereka diyakini memberikan kombinasi gen unik yang mengakibatkan keterbatasan itu.

Beberapa peneliti berpendapat, kesalahan genetik telah memicu perkembangan mereka bak manusia purba atau 'keterbelakangan evolusi'. Sedangkan peneliti lainnya percaya hal tersebut akibat kerusakan
otak yang memungkinkan proses berjalan tidak bekerja.

Mereka lebih memilih berjalan dengan telapak tangan mereka dibandingkan berjalan dengan menggunakan ruas-ruas tubuh mereka seperti gorila atau simpanse. Para peneliti percaya, ini mungkin cara manusia purba berjalan melindungi jari-jari mereka dengan gerakan yang lebih halus.

Profesor Nicholas Humphrey mengatakan bahwa yang dilakukan keluarga ini adalah kembali ke perilaku naluriah yang dikodekan jauh di dalam otak, dan tidak dihiraukan selama evolusi. "Saya tidak berpikir mereka ditakdirkan untuk menjadi hewan berkaki empat, tetapi mereka memiliki gen yang unik yang menjadikan mereka seperti ini," ujarnya.

Kelima sodara ini menciptakan sebuah jendela masa lalu kita yangtidak mungkin diberikan oleh kerangka tubuh manusia modern. Penelitian terkait bentuk tangan mereka menunjukkan tangan yang penuh dengan
kapalan karena telah berjalan merangkak bertahun-tahun. "Kita memiliki manusia dewasa yang berjalan seperti nenek moyang kita berjuta tahun yang lalu," ujarnya.
Read More … Misteri Keluarga Berjalan Merangkak